Puji Nur Ripha. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Post Icon

PERKEMBANGAN TEORI ATOM

PERKEMBANGAN TEORI ATOM
1. Teori Atom Jonh Dalton

John Dalton mengemukakan hipotesa tentang atom berdasarkan hukum kekekalan massa (Lavoisier) dan hukum perbandingan tetap (Proust). Teori yang diusulkan Dalton:
·         Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi lagi.
·         Atom digambarkan sebagai bola pejal yang sangat kecil, suatu unsur memiliki atom-atom yang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda.
·         Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dan sederhana. Misalnya air terdiri atom-atom hidrogen dan atom-atom oksigen
·         Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali dari atom-atom, sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan.
                                                                                                                   Model atom dalton
Kelebihan dari teori Dalton ini adalah memulai minat terhadap penelitian mengenai model atom.
Kelemahannya adalah tidak menerangkan hubungan lautan senyawa dan daya hantar arus listrik, jika atom merupakan bagian terkecil dari suatu unsure dan tidak dapat dibagi lagi.
2. Teori Atom J.J Thomson
J.J Thomson
Setelah penemuan proton oleh Goldstein di tahun 1886 dan elektron oleh J.J. Thomson di tahun 1897. Kemudian pada tahun 1898 J.J Thomson mengemukakan model atomnya. Model atom Thomson menyatakan bahwa atom berbentuk bulat dimana muatan listrik positif yang tersebar merata dalam atom dinetralkan oleh elektron-elektron yang bermuatan negatif yang berada di antara muatan positif.
Model atom Thomson didasarkan pada asumsi bahwa massa elektron lebih kecil dari massa atom, dan elektron merupakan partikel penyusun atom. Karena atom bermuatan netral, maka elektron yang bermuatan negatif akan menetralkan suatu muatan positif dalam atom. Hal ini mendukung keberadaan proton dalam atom.
Model Atom Thomson “Roti Kismis”
Kelebihan teori atom Thomson ini adalah membuktikan adanya partikel lain yang bermuatan negative dalam atom. Berarti atom bukan merupakan bagian terkecil dari suatu unsure. Selain itu juga memastikan bahwa atom tersusun dari partikel yang bermuatan positif dan negative untuk membentuk atom netral. Juga membuktikan electron terdapat dalam semua unsure.
Kelemahannya adalah belum dapat menerangkan bagaimana susunan muatan positif dalam bola dan jumlah electron

3. Teori Atom Rutherford
Rutherford
Eksperimen yang dilakukan Rutherford adalah penembakan lempeng tipis dengan partikel alpha. Ternyata partikel itu ada yang diteruskan, dibelokkan atau dipantulkan. Berarti di dalam atom terdapat susunan-susunan partikel bermuatan positif dan negatif.
Hasil penelitian Rutherford sekaligus menggantikan model atom Thomson, Rutherford mengajukakan model atom yang menyatakan bahwa atom tersusun dari inti yang bermuatan positif dikelilingi oleh elektron-elektron yang bermuatan negatif, seperti planet mengelilingi matahari.

Model atom Rutherford
Massa atom terpusat pada inti dan sebagian besar volum atom merupakan ruang hampa/kosong. Karena atom bersifat netral, maka jumlah muatan positif dalam inti (proton) harus sama dengan jumlah elektron.
Kelebihan teori atom Ritherford adalah menyatakan bahwa atom tersusun dari inti atom dan electron yang mengelilingi inti. Kelemahannya, model tersebut tidak dapat menerangkan mengapa electron tidak pernah jatuh ke inti sesuai dengan teori fisika klasik.

4. Model Atom Borh
Neils Bohr
Niels Bohr dengan percobaannya menganalisa spektrum warna dari atom hidrogen yang berbentuk garis. Hipotesis Bohr adalah :
·         Atom terdiri dari inti yang bermuatan positif dan dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif di dalam suatu lintasan.
·         Elektron dapat berpindah dari satu lintasan ke yang lain dengan menyerap atau memancarkan energi sehingga energi elektron atom itu tidak akan berkurang. Jika berpindah lintasan ke lintasan yang lebih tinggi maka elektron akan menyerap energi. Jika beralih ke lintasan yang lebih rendah maka akan memancarkan energi.
Model atom Bohr
Kelebihan atom Bohr adalah bahwa atom terdiri dari beberapa kulit untuk tempat berpindahnya elektron.
Kelemahan model atom ini adalah: tidak dapat menjelaskan spekrum warna dari atom berelektron banyak. Sehingga diperlukan model atom yang lebih sempurna dari model atom Bohr.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Sejarah Perkembangan Sistem Periodik Unsur

 Sejarah Perkembangan Sistem Periodik Unsur
Sejarah Perkembangan Sistem Periodik Unsur
1. Pengelompokan Unsur Menurut Lavoisier
Pada 1789, Antoine Lavoiser mengelompokan 33 unsur kimia. Unsur-unsur kimia di bagi menjadi empat kelompok. Yaitu gas, tanah, logam dan non logam.
Unsur gas yang di kelompokan oleh Lavoisier adalah cahaya, kalor, oksigen, azote ( nitrogen ), dan hidrogen. Unsur-unsur yang etrgolong logam adalah sulfur, fosfor, karbon, asam klorida, asam flourida, dan asam borak. Adapun unsur-unsur logam adalah antimon,perak, arsenik, bismuth. Kobalt, tembaga, timah, nesi, mangan, raksa, molibdenum, nikel, emas, platina, tobel, tungsten, dan seng. Adapun yang tergolong unsur tanah adalah kapur, magnesium oksida, barium oksida, aluminium oksida, dan silikon oksida.
o    Kelemahan dari teori Lavoisior : Penglompokan masih terlalu umum
o    kelebihan dari teori Lavoisior : Sudah mengelompokan 33 unsur yang ada berdasarka sifat kimia sehingga bisa di jadikan referensi bagi ilmuan-ilmuan setelahnya.
2. Pengelompokan unsur menurut J.W. Dobereiner
Pada tahun 1829, J.W. Dobereiner seorang profesor kimia dari Jerman mengelompokan unsur-unsur berdasarkan kemiripan sifat-sifatnya.
Ia mengemukakan bahwa massa atom relatif strontium sangat dekat dengan masa rata-rata dari dua unsur lain yang mirip dengan strantium, yaitu kalsiium dan barium dan juga mengemukakan beberapa kelompok unsur lain.
Dobereiner meyimpulan bahwa unsur-unsur dapat di kelompokan ke dalam kelompok-kelompok tiga unsur yang di sebut triade
o    Kelemahan dari teori ini adalah pengelompokan unsur ini kurang efisian dengan adanya beberapa unsur lain dan tidak termasuk dalam kelompok triad padahal sifatnya sama dengan unsur dalam kelompok triefd tersebut.
o    Kelebihan dari teori ini adalah adanya keteraturan setiap unsure yang sifatnya mirip massa Atom (Ar) unsure yang kedua (tengah) merupakan massa atom rata-rata di massa atom unsure pertama dan ketiga.
3. Pengelompokan Unsur Menurut Chancourtois
Pada tahun 1862, ahli geologi Prancis, Alexander Beguyer de Chancourtois, mengelompokkan unsur-unsur kimia berdasarkan kenaikan berat atom.  Dia merumuskan bahwa berat atom = 7 + 16n; n = urutan unsur.
4. Hukum Oktaf Newlands
J. Newlands adalah ilmuwan dari Inggris ia merupakan orang pertama yang mengelompokan unsur-unsur berdasarkan kenaikan massa atom relatif. Newlands mengumumkan penemuanya yang di sebut hukum oktaf.
Ia menyatakan bahwa sifat-sifat unsur berubah secara teratur. Unsur pertama mirip dengan unsur kedelapan, unsur kedua mirip dengan unsur kesembilan, dan seterusnya.
Di sebut hokum Oktaf karena beliau mendapati bahwa sifat-sifat yang sama berulang pada setiap unsur ke delapan dalam susunan selanjutnya dan pola ini menyurapi oktaf music.
Hukum oktaf newlands berlaku untuk unsur-unsur ringan.
o    Kelemahan dari teori ini adalah dalam kenyataanya mesih di ketemukan beberapa oktaf yang isinya lebih dari delapan unsur. Dan penggolonganya ini tidak cocok untuk unsur yang massa atomnya sangat besar.
5.  Sistem periodik Mendeleev
Pada tahun 1869 seorang sarjana asal Rusia bernama Dmitri Ivanovich mendeleev, dalam pengamatan  63 unsur yang sudah dikenalnya, menyimpulkan bahwa sifat-sifat unsur adalah fungsi periodik dari massa atom relatifnya. Artinya, jika unsur-unsur disusunmenurut kenaikan massa atom relatifnya, maka sifat tertentu akan berulang secara periodik. Mendeleev menempatkan unsur-unsur yang mempunyai kemiripan sifat dalam satu lajur vertikal yang disebut golongan. Lajur-lajur horizontal, yaitu lajur unsur-unsur berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya, disebut priode daftar periodik Mendeleev yang dipublikasikan tahun 1872. Gambar Tabel daftar periodik Mendeleyev dapat diklik disini
Sebagaimana dapat dilihat pada gambar di atas, Mendeleev mengkosongkan beberapa tempat. Hal itu dilakukan untuk menetapkan kemiripan sifat dalam golongan. Sebagai contoh, Mendelev menempatkan Ti (Ar = 48 ) pada golongan IV dan membiarkan golongan III kosong karena Ti lebih mirip dengan C dan Si, dari pada dengan B dan Al. Mendeleev meramalkan dari sifat unsur yang belum di kenal itu. Perkiraan tersebut didasarkan pada sifat unsurlain yang sudah dikenal, yang letaknya berdampingan baik secara mendatar maupun secara tegak. Ketika unsur yang diramalkan itu ditemukan, teryata sifatnya sangat sesuai dengan ramalan mendeleev. Salah satu contoh adalah germanium ( Ge ) yang ditemukan pada tahun 1886, yang oleh Mendeleev dinamai ekasilikon.
o    Kelemahan dari teori ini adalah masih terdapat unsur-unsur yang massanya lebih besar letaknya di depan unsur yang massanya lebih kecil.
o    kelebihannya adalah peramalan unsur baru yakni meramalkan unsur beseerta sifat-sifatnya.

6.  Sistem Periodik Modern dari Henry G. Moseley
Pada 1913, seorang kimiawan inggris bernama Henry Moseley melakukan eksperimen pengukuran panjang gelombang unsur menggunakan sinar-X.
Ia menyimpulkan bahwa sifat dasar atom bukan didasari oleh massa atom relative, melainkan berdasarkan kenaikan jumlah proton. Ha tersebut diakibatkan adanya unsur-unsur yang memiliki massa atom berbeda, tetapi memiliki jumlah proton sama atau disebut isotop.
Kenaikan jumlah proton ini mencerminkan kenaikan nomor atom unsur tersebut. Pengelompokan unsur-unsur sisitem periodik modern merupakan penyempurnaan hukum periodik Mendeleev, yang di sebut juga sistem periodik bentuk panjang.
Sistem periodik modern disusun berdasarkan kebaikan nomor atom dan kemiripan sifat. Lajur-lajur horizontal, yang disebut periode disusun berdasarkan kenaikan nomor atom ; sedangkan lajur-lajur vertikal, yang disebut golongan, disusun berdasarkan kemiripan sifat. Sistem periodik modern terdriri atas 7 periode dan 8 golongan. Setiap golongan dibagi lagi menjadi 8 golongan A( IA-VIIIA ) dan 8 golongan B (IB – VIIIB).
Unsur-unsur golongan A disebut golongan utama, sedangkan golongan B disebut golongan transisi. Golongan-golongan juga dapat ditandai dengn bilangan 1 sampai dengan 18 secara berurutan dari kiri ke kanan. Dengan cara ini maka unsur transisi terletak pada golongan 3 sampai golongan 12. Pada periode 6 dan 7 terdapat masing-masing 14 unsur yang disebut unsur-unsur transisi dalam, yaitu unsur-unsur antanida dan aktinida. Unsur-unsur transisi dalam semua termasuk golongan IIIB. Unsur-unsur lantanida pada periode 6 golongan IIIB, dan unsur-unsur aktinida pada periode 7 golongan IIIB. Penempatan unsur-unsur tersebut di bagian bawah tabel periodik adalah untuk alasan teknis, sehingga daftar tidak terlalu panjang.
7. Pengelompokan unsur menurut Seaborg
Pada tahun 1940, Glenn Seaborg berhasil menemukan unsur transuranium yaitu unsur dengan nomor atom 94-102. Ia memecahkan penempatan unsur-unsur tersebut dengan membuat baris baru sehingga tabel periodik modern berubah.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Manfaat dan Bahaya Isotop Radioaktif dalam Kehidupan

Manfaat dan Bahaya Isotop Radioaktif dalam Kehidupan

A.   KEGUNAAN ISOTOP RADIOAKTIF

Berdasarkan sifat – sifat yang dimilikinya, unsur radioaktif dapat memberikan manfaat dalam berbagai bidang, selain dampak negatif yang ditimbulkan akibat panggunaan unsur radioaktif tersebut.
Apa kegunaan dan bahaya unsur radioaktif ? Unsur radioaktif secara umum dapat digolongkan menjadi radioaktif alami dan radioaktif buatan. Unsur radioaktif alami terdapat di alam dan dalam tubuh mahluk hidup, sedangkan unsur radioaktif buatan di peroleh dengan cara reaksi inti.penggunaan radioaktif bergantung pada kebijaksanaan ummat manusia karena radioaktif dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan, atau sebaliknya dapat digunakan untuk membuat kehancurannya.

a.penggunaan isotop radioaktif dalam bidang kesehatan.
Dalam bidang kesehatan, isotop radioaktif dapat di gunakan sebagai perunut ( tracer ) untuk mendeteksi kerusakan yang terjadi pada suatu organ tubuh. Selain itu, radiasi dari isotop radioaktif tertentu juga dapat digunakan untuk membunuh sel – sel kanker sehingga tidak perlu dilakukan pembedahan untuk mengangkat jaringan sel kanker tersebut.
Berikut iniadalah contoh beberapa isotop radioaktif yang dapat digunakan dalam bidang kesehatan.
1) Iodium – 131 (1 – 131 ) 1 – 131 digunakan untuk mendeteksi kerusakan pada kelenjar gondok dan untuk mendeteksi jaringan kanker pada otak.
2) Kobalt – 60 ( Co – 60 ) Pemancaran sinar gamma Co – 60 digunaka untuk membunuh sel – sel kanker. Co – 60 juga dapat digunakan untuk pangobatan penyakit leukimia.
3) Teknetium – 99 ( Tc – 99 ) Tc – 99 digunakan untuk membunuh sel sel kanker.
4) Talium – 201 ( Tl – 201 ) Tl – 201 digunakan untuk mendeteksi penyakit jantung dan pembuluh darah.
5) As – 74 As – 74 digunakan untuk mendeteksi letak kanker otak 6) Besi – 59 ( Fe – 59 ) Fe – 59 digunakan untuk menpelajari proses pembentukan sel darah merah
7) Fosforus – 32 ( P – 32 ) P – 32 digunakan untuk pengobatan penyakit polycyhemia rubavera, yaitu pembentukan sel darah merah yang berlebihan. Di dalam penggunaannya isotop P – 32 disuntikkan kedalam tubuh sehingga radiasinya yang memancarkan sinar beta dapat menghambat pembentukan sel darah merah pada sumsum tulang. Sinar gamma dapat digunakan untuk mensterilkan alat – alat yang kedokteran yang sudah dikemas dan ditutup rapat, misalnya pada proses sterilisasi alat suntik. Sebenarnya sebelum dikemas alat suntik sudah disterilkan, tetapi pada proses pengemasan masih mungkin terjadi kontaminasi sehingga setelah alat suntik tersebutdikemas dan ditutup rapat perlu dilakukan sterilisasi ulang dengan menggunakan sinar gamma.




b. penggunaan isotop radioaktif pada industri pengawetan makanan.
Radiasi sinar gamma dapat digunakan pada pengawetan makanan melalui dua cara
1) Membasmi mikroorganisme, misalnya, pada pengawetan rempah – rempah, seperti merica, ketumbar, dan kemiri.
2) Menghambat pertunasan, misalnya untuk pengawetan tanaman yang berkembangbiak dengan pembentukan tunas, seperti kentang, bawang merah, jahe dan kungit

c. Penggunaan isotop radioaktif untuk mendeteksi kebocoran pada pipa bawah tanah
Untuk mendeteksi kebocoran pada pipa – pipa yang ditanam di dalam tanah, biasanya digunakan isotop radioaktif Na – 24 dalam bentuk garam NaCl atau Na2CO3. Radio isotop Na – 24 inti dapat memancarkan sinar gamma yang bisa dideteksi dengan menggunakan alat pencaca radio aktif geiger cunter. Untuk mendeteksi kebocoran pada pipa air, garam yang mengandung radio isotop Na – 24 dilarutkan kedalam air kemudian, permukaan tanah di atas pipa air diperiksa dengan geiger counter. Intensitas radiasi yang berlebihan menunjukkan adanya kebocoran. Radio isotop juga dapat digunakan untuk menguji kebocoran sambungan logam pada pembutan rangka pesawat terbang.

d. Penggunaan isotop radioaktif dalam bidang pertanian
Untuk mendorong kemajuan di bidang pertanian di perlukan teknik pemupukan yang baik, pemberantasan hama tanaman yang tepat, dan penggunaan bibit unggul. Untuk melaksanakan pemupukan pada waktu yang tepat, dapat digunakan radioisotop Nitrogen – 15 ( N – 15 ). Pupuk yang mengandung N – 15 di pantau dengan alat pancaca jika pancaca tidak mendeteksi lagi adanya radiasi, berarti pupuk sepenuhnya sudah di serap oleh tanaman. Pada saat itulah pemupukan berikutnya sebaiknya dilakukan. dari upuya ini akan diketahui janka waktu pemupukan yang diperlukan dan sesuai dengan usia tanaman. Radio isotop juga dapat digunakan dalam upaya pemberantasan hama. Radioisotop dapat meradiasi sel – sel kelamin hama jantan sehingga menjadi mandul. Selanjutnya, hama – hama jantan yang mandul ini di lepas kembali sehingga hama betina tidak akan dapat berkembang biak
Kegunaan lain radioisotop dalam bidang pertanian adalah untuk pembuatan bibit unggul. Radioisotop ini digunakan untuk memicu terjadinya mutasi pada tanaman dari proses mutasi ini diharapkan dapat dperoleh tanaman dengan sifat – sifat yang menguntungkan misalnya tanaman padi yang lebih tahan terhadap hama dan memiliki tunas lebih banyak. Selain itu, radioisotop juga dapat digunakan untuk memperpanjang masa simpan produk – produk pertanian.

e. Penggunaan isotop radioaktif dalam bidang hidrologi
Dalam bidang hidrologi, radioisotop digunakan untuk menguji kecepatan aliran sungai atau aliran lumpur. Isotop radioaktif ini dapat digunakan untuk mengukur debit air. Biasanya, isotop radioaktif natrium – 24 (Na – 24 ) digunakan untuk membentuk garam NaCl. Dalam penggunaannya, garam ini dilarutkan dalam air atau lumpur yang di teliti debitnya. Pada tempat atau jarak tertentu, intensitas radiasi diperiksa sehingga waktu yang di perlukan untuk mencapai jarak tersebut dapat diketahui.

f. Penggunaan isotop radioaktif dalam bidang biologi
Dalam bidang biologi isotop radioaktif dapat digunakan untuk mempelajari mekanisme reaksi fotosintesis. Isotop radioaktif ini berupa karbon – 14 ( C – 14 ) atau oksigen – 18 ( O – 18 ). Keduanya dapat digunakan untuk mengetahui asal – asul atom oksigen ( dari CO2 atau dari H2O ) yang akan membentuk senyawa glukosa atau oksigen yang dihasilkan pada proses fotosintesis. 6CO2 + 6H2O → C6H12O6 + 6O2 Kegunaan lain isotop radioaktif dalam bidang biologi sebagai berikut.
1) Mempelajari proses penyerapan air serta sirkulasinya di dalam batang tumbuhan.
2) Mempelajari pengaruh unsur – unsur hara selain unsur – unsur N, P, dan K terhadap perkembangan tumbuhan.
3) Memacu mutasi gen tumbuhan dalam upaya mendapat bibit unggul

g. Penggunaan isotop radioaktif dalam bidang kimia
Dalam bidang kimia, isotop radioaktif dapat digunakan untuk mempelajari mekanisme reaksi kimia, misalnya isotop radioaktif oksigen – 18 ( O – 18 ) digunakan untuk mempelajari mekanisme reaksi esterifikasi. Berdasarkan penelitian diketahui bahwa pada reaksi esterifikasi. Atom O yang membentuk senyawa H2O berasal dari karbohidrat. Adapun, atom O yang membentuk senyawa ester berasal dari alkohol.

h. Penggunaan isotop radioaktif untuk pembangkit tenaga listrik
Reaksi inti menghasilkan energi yang sangat besar. Pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir ( PLTN ), energi ini digunakan untuk memanaskan air sehingga terbentuk uap. Kemudian, uap ini digunakan untuk menggerakkan turbin. Pergerakan turbin merupakan energi mekanik yang dapat memberi kemampuan generator untuk mengubah energi mekanik tersebut menjadi energi listrik. Pada PLTN, reaksi inti berlangsung terkendali di dalam suatu reaktor nuklir.

 i. Penggunaan isotop radioaktif untuk penanggalan Karbon
Penanggalan karbon merupakan fungsi isotop radioaktif untuk menentukan umur suatu senyawa organik, misalnya untuk menentukan unsur fosil. Isotop radioisotop yang digunakan adalah karbon – 14 ( C – 14 ). Bahaya Zat Radioaktif Pencemaran zat radioaktif, pencemaran zat radioaktif adalah suatu pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh debu radioaktif akibat terjadinya ledakan reaktor-reaktor atom serta bom atom. Limbah radioaktif adalah zat radioaktif dan bahan serta peralatan yang telah terkena zat radioaktif atau menjadi radioaktif karena pengoperasian instalasi nuklir yang tidak dapat digunakan lagi. yang paling berbahaya dari pencemaran radioaktif seperti nuklir adalah radiasi sinar alpha, beta dan gamma yang sangat membahayakan makhluk hidup di sekitarnya. Selain itu partikel-partikel neutron yang dihasilkan juga berbahaya. Zat radioaktif pencemar lingkungan yang biasa ditemukan adalah 90SR penyebab kanker tulang dan 131J. Apabila ada makhluk hidup yang terkena radiasi atom nuklir yang berbahaya biasanya akan terjadi mutasi gen karena terjadi perubahan struktur zat serta pola reaksi kimia yang merusak sel-sel tubuh makhluk hidup baik tumbuh-tumbuhan maupun hewan atau binatang. Efek serta Akibat yang ditimbulkan oleh radiasi zat radioaktif pada umat manusia seperti berikut di bawah ini : Pusing-pusing, Nafsu makan berkurang atau hilang, Terjadi diare, Badan panas atau demam, Berat badan turun, Kanker darah atau leukimia, Meningkatnya denyut jantung atau nadi.
Description: http://img1.blogblog.com/img/icon18_email.gif


 Puji Nur Ripha

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

LIMBAH

LIMBAH

Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga).
Karakteristik limbah :
1.      Berukuran mikro
2.      Dinamis
3.      Berdampak luas (penyebarannya)
4.      Berdampak jangka panjang (antar generasi)

Macam-macam limbah :
1.             Limbah rumah tangga
2.             Limbah Pasar
3.             Limbah rumah makan
4.             Limbah pabrik
5.             Limbah perkantoran
6.             Limbah Sekolah
7.             Limbah pertanian
8.             Limbah Hotel
9.             Limbah rumah sakit

Berdasarkan jenisnya
1.             Limbah Organik
2.             Limbah anorganik
3.             Limbah kaca/kayu

Berdasarkan bentuknya
1.             Limbah cair
2.             Limbah padat.
3.             Limbah gas

Berdasarakan kemanannya
1
.             Limbah berbahaya dan beracun (B-3)
2.             Limbah tak berbahaya
Berdasarkan sumbernya
1.             Limbah alami
2.             Limbah buatan manusia


Pengolahan Limbah
Beberapa faktor yang memengaruhi kualitas limbah adalah volume limbah, kandungan bahan pencemar, dan frekuensi pembuangan limbah. Untuk mengatasi limbah ini diperlukan pengolahan dan penanganan limbah. Pada dasarnya pengolahan limbah ini dapat dibedakan menjadi:
1.      pengolahan menurut tingkatan perlakuan
2.      pengolahan menurut karakteristik limbah
Untuk mengatasi berbagai limbah dan air limpasan (hujan), maka suatu kawasan permukiman membutuhkan berbagai jenis layanan sanitasi. Layanan sanitasi ini tidak dapat selalu diartikan sebagai bentuk jasa layanan yang disediakan pihak lain. Ada juga layanan sanitasi yang harus disediakan sendiri oleh masyarakat, khususnya pemilik atau penghuni rumah, seperti jambanmisalnya.
1.   Jamban yang layak harus memiliki akses air bersih yang cukup dan tersambung ke unit penanganan air kakus yang benar. Apabila jamban pribdi tidak ada, maka masyarakat perlu memiliki akses ke jamban bersama atau MCK.
2.   Layanan persampahan. Layanan ini diawali dengan pewadahan sampah dan pengumpulan sampah.. Layanan sampah juga harus dilengkapi dengan tempat pembuangan sementara (TPS), tempat pembuangan akhir (TPA), atau fasilitas pengolahan sampah lainnya.
3.   Layanan drainase lingkungan adalah penanganan limpasan air hujan menggunakan saluran drainase (selokan) yang akan menampung limpasan air tersebut dan mengalirkannya ke badan air penerima



4.   Penyediaan air bersih dalamsebuahpemukiman perlu tersedia secara berkelanjutan dalam jumlah yang cukup.

Limbah sangat mempengaruhi keadaan lingkungan. Di dalam sebuah lingkungan ada yang dinamakan Daya Lenting, yaitu kemampuan lingkungan untuk pulih kembali atau kembali ke keadaan seimbang jika mengalami perubahan atau gangguan. Itu artinya, lingkungan bisa rusak jika perubahan nya melebihi daya lenting. Kegiatan manusia mengubah lingkungan dilakukan karena adanya kebutuhan hidup. Kebutuhan ini akan menjadi semakin meningkat sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk. Yang pada akhirnya berdampak pada pencemaran lingkungan.
Dampak pencemaran lingkungan, ada yang bersifat makro dan ada pula yang mikro..  Dampak pencemaran juga harus dilihat dari jenis parameter pencemaran konsentrasinya dengan limbah. Satu limbah mempunyai parameter tunggal dengan konsentras yang melewati ambang batas. Secara umum, pencemaran di bedakan menjadi pencemaran udara, tanah, air dan suara
Contoh pencemaran udara :
1.       Karbon dioksida ( CO2 )
Dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil ( batu bara, minyak, gas )
2.       Karbon monoksida ( CO )
Gas tak berbau, tak berasa dan tak stabil . Misalnya, pembuangan gas kendaraan bermotor yang gas pembakarannya tak sempurna.






3.       Sulfur dioksida ( SO2 )
Sulfur dilepaskan keudara ketika terjadi pembakaran bahan bakar fosil dan pelelehan biji logam.
4.       Hujan Asam
Dua gas yang dihasilkan dari pembakaran mesin kendaraan serta pembangkit listrik tenaga disel dan batubara.
5.       Penipisan lapisan ozon ( O3 )
Gas CFC [ Chloro flour carbon ] yang berasal dari produk aerosol, mesin pendingin dan proses pembuatan plastik. Jika sampai kelapisn atmosfer akan berikatan dengan ozon. CFC yang berikatan dengan ozon menyebabkan terurainya melekul ozon sehingga terjadi kerusakan lapisan ozon berupa penipisan.
Contoh pencemaran tanah dan air :
a.       Rumah tangga
Air detergen, sampah-sampah rumah tangga yang dibuang keselokan.
b.      Pertanian
Penggunaan pestisida yang berlebihan
c.       Pertambangan
Kilang minyak dilepas pantai, atau kebocoran kapal tanker yang mengangkut minyak.
Contoh pencemaran suara :
Bila intensitas bunyi melebihi 50 desibel ( db ), contohnya suara mesin industri, motor dll.






Contoh pencemaran yang dampaknya makro
Efek rumah kaca ( green house effect )
Efek rumah kaca merupakan gejala peningkatan suhu dipemukaan bumi yang terjadi karena meningkatnya kadar CO2 (karbon dioksida) di atmosfer. Gejala ini disebut efek rumah kaca karena diumpamakan dengan fenomena yang terjadi di dalam rumah kaca.
Pada rumah kaca, sinar matahari dapat dengan mudah masuk ke dalamnya. Sebagian sinar matahari tersebut digunakan oleh tumbuhan dan sebagian lagi dipantulkan kembali ke arah kaca.
Sinar yang dipantulkan ini tidak dapat keluar dari rumah kaca dan mengalami pemantulan berulang-ulang. Energi yang dihasilkan meningkatkan suhu rumah kaca sehingga rumah kaca menjadi panas.
Di bumi, radiasi panas yang berasal dari matahari ke bumi diumpamakan seperti menembus dinding kaca rumah kaca. Radiasi panas tersebut tidak diserap seluruhnya oleh bumi. Sebagian radiasi dipantulkan oleh benda-benda yang berada di permukaan bumi ke ruang angkasa. Radiasi panas yang dipantulkan kembali ke ruang angkasa merupakan radiasi infra merah. Sebagian radiasi infra merah tersebut dapat diserap oleh gas penyerap panas (disebut: gas rumah kaca). Gas penyerap panas yang paling penting di atmosfer adalah H2O dan CO2. Seperti kaca dalam rumah kaca, H2O dan CO2 tidak dapat menyerap seluruh radiasi infra merah sehingga sebagian radiasi tersebut dipantulkan kembali ke bumi. Keadaan inilah yang menyebabkan suhu di permukaan bumi meningkat atau yang disebut dengan pemanasan global (global warning).
Kenaikan suhu menyebabkan mencairnya gunung es di kutub utara dan selatan. Kondisi ini mengakibatkan naiknya permukaan air laut, sehingga menyebabkan berbagai kota dan wilayah pinggir laut akan tenggelam, sedangkan daerah yang kering menjadi semakin kering. Efek rumah kaca menimbulkan perubahan iklim, misalnya suhu bumi meningkat rata-rata 3°C sampai 4°C pada abad ke-21, kekeringan atau curah hujan yang tinggi di berbagai tempat dapat mempengaruhi produktivitas budidaya pertanian, peternakan, perikanan, dan kehidupan manusia.



Puji Nur Ripha

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS